Rabu, 24 April 2019

Mengapa Investor Pemula Kurang Cocok Untuk Mencoba Pasar Saham?


Saat ini, ada beragam skema investasi yang bisa dipilih oleh para investor pemula. Skema investasi tersebut dapat dilakukan berdasarkan tujuan investasi dan target keuntungan yang ingin didapat. Selain itu, saat ini para investor pemula juga dibantu oleh teknologi internet yang memungkinkannya untuk menjalani investasi secara online.

Walaupun banyak investasi baru bertebaran, namun salah satu skema investasi yang masih diminati oleh banyak orang adalah saham. Pasar saham selalu menyimpan daya tarik sendiri karena memberikan potensi keuntungan yang begitu besar. Selain itu, para investor juga akan mendapatkan keuntungan ganda dari dividen dan juga kenaikan harga saham yang dibelinya. Tapi, sayangnya investasi yang satu ini dirasa kurang cocok untuk para investor pemula. Mengapa demikian? Inilah beberapa alasannya :

Banyaknya istilah baru
Untuk Anda seorang investor pemula yang belum pernah mencoba untuk berinvestasi sebelumnya, maka Anda akan sedikit kesulitan dengan bahasa yang digunakan di pasar saham. Sebab, akan ada banyak istilah baru yang kurang umum dan perlu Anda pelajari lebih dulu sebelum mulai melakukan investasi. Beberapa diantaranya seperti bearish, bullish, teknikal dan fundamental. Oleh karena itu, wajar jika skema saham dinilai kurang cocok untuk para investor pemula yang baru mulai berinvestasi.

Fluktuasi keuntungan
Sebagai investor pemula yang baru terjun ke dunia bisnis dan investasi, Anda tentu ingin mendapatkan keuntungan secara pasti, bukan? Ya, hal ini rasanya sulit didapat saat Anda berinvestasi di pasar saham. Sebab, di pasar saham Anda belum bisa memastikan berapa besar keuntungan yang akan dihasilkan. Hal ini tak lepas dari fluktuasi nilai saham yang bekerja berdasarkan permintaan dan penawaran pasar. Fluktuasi tersebut jadi hal yang perlu Anda perhatikan karena Anda perlu memastikan harga saham yang dibeli tidak lebih mahal dari harga jualnya agar tidak merugi.

Pengolahan portofolio yang rumit
Investasi di pasar saham cenderung lebih rumit dibandingkan skema investasi lainnya. Selain bahasa yang baru, Anda juga perlu mempelajari bagaimana cara mengolah portofolio investasi yang tepat. Hal inilah yang seringkali menyulitkan para investor mengingat pengelolaan portofolio investasi yang tidak tepat bisa mendatangkan kerugian dan keuntungan yang tidak optimal. Oleh karena itu, pelajari lebih dulu cara berinvestasi di pasar saham sebelum mulai melakukannya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;