Selasa, 12 Februari 2019

Perbedaan Rumah Murah Biasa dan Rumah Subsidi di Pasaran: Awas Salah Pilih


Sebuah rumah atau hunian merupakan suatu kebutuhan primer bagi setiap orang. Jika kebutuhan memiliki rumah ini sudah bisa Anda dapatkan maka artinya satu PR kebutuhan hidup sudah terpenuhi. Berbicara mengenai kepemilikan sebuah rumah, sudahkah Anda tahu perbedaan antara rumah murah biasa dengan rumah subsidi?  
Saat ini memang banyak penawaran KPR rumah subsidi maupun yang non subsidi. Bagi Anda yang memiliki keinginan untuk memiliki rumah, maka informasi di bawah ini perlu Anda simak dengan baik-baik. Inilah perbedaan antara rumah murah biasa dengan rumah subsidi di pasaran secara detail.

Apa Perbedaan Antara Rumah Murah Biasa dengan Rumah Subsidi?

Membeli sebuah rumah tidak bisa dilakukan asal-asalan karena tentu saja banyak hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan. Contohnya seperti mengenai harga, letak, tipe, fasilitas, dan masih banyak lainnya. Agar tidak salah pilih, maka Anda harus tahu perbedaan apa itu rumah murah biasa dengan rumah subsidi.

Rumah Murah Biasa

Rumah murah biasa bisa didapatkan dengan cara cash ataupun melalui KPR non subsidi. KPR ini merupakan sebuah sistem kredit kepemilikan rumah yang biasanya diperuntukkan untuk semua kalangan masyarakat. Pada umumnya KPR non subsidi ini memiliki ketentuan yang ditentukan oleh pihak bank dengan segala kebijakan yang telah ditetapkan.

Rumah Subsidi

Sedangkan rumah subsidi bisa didapatkan dengan cara KPR subsidi. Sistem KPR subsidi merupakan sebuah penawaran kredit kepemilikan rumah yang pada umumnya diperuntukkan untuk masyarakat yang memiliki pendapatan menengah ke bawah. Penawaran rumah subsidi ini bertujuan untuk membantu masyarakat menengah ke bawah agar dapat dengan mudah memiliki sebuah hunian dengan beban yang lebih ringan.
Rumah subsidi merupakan sebuah penawaran kepemilikan rumah yang banyak dicari oleh banyak kalangan masyarakat. Mengapa demikian? Hal itu karena banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari melakukan kredit KPR subsidi. Untuk lebih jelasnya, simak perbedaan rumah murah biasa dengan rumah subsidi di bawah ini selengkapnya!

Inilah 8 Perbedaan Rumah Murah Biasa dan Rumah Subsidi  

1. Harga Jual
Perlu Anda ketahui bahwa jika dibandingkan dengan rumah murah biasa, rumah subsidi menawarkan jaminan sebagian bunga kredit dari pemerintah. Dengan demikian maka angsuran setiap bulannya yang dibebankan kepada Anda akan menjadi flat. Sedangkan untuk harga rumah murah biasa atau rumah non subsidi, pastinya Anda akan mendapatkan suku bunga dan beban angsuran yang jauh lebih tinggi dari rumah Subsidi.
2. KPR
Perbedaan rumah murah biasa dengan rumah subsidi pun dapat dilihat dari sistem KPR-nya atau Kredit Kepemilikan Rumah. Jika Anda memiliki KPR Subsidi maka Anda akan mendapatkan bantuan dari pemerintah terhadap suku bunga KPR di bank. Itulah mengapa, jika dibandingkan KPR rumah murah biasa, KPR Subsidi jauh lebih menguntungkan.
Tahukah Anda, bahwa jika Anda memilih KPR rumah murah biasa atau KPR non Subsidi maka Anda pun bisa memilih sistem angsuran sesuai keinginan. Anda dapat memiliki angsuran efektif (non-flat yang disediakan oleh bank konvensional) maupun angsuran flat yang disediakan oleh bank syariah. Meskipun demikian, angsuran suku bunga rumah non subsidi ini biasanya mengikuti arah pasar sehingga bisa berubah sewaktu-waktu.
3. Fasilitas Rumah
Perbedaan lainnya pun dapat Anda lihat dari segi fasilitas yang disediakan oleh rumah murah biasa dengan rumah bersubsidi. Untuk rumah subsidi, Anda dapat memiliki sebuah rumah dengan fasilitas yang sudah lengkap, contohnya seperti: kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dan ruang tambahan yang fungsional. Namun sayangnya, untuk rumah subsidi ini tidak menyediakan ruang untuk dapur sehingga jika Anda menginginkannya, Anda pun harus mengeluarkan biaya lebih lagi. Di samping itu, atap dan teras pun dibangun dengan desain yang apa adanya.
Sedangkan untuk rumah murah biasa atau non Subsidi, untuk segi fasilitasnya memang jauh lebih bagus dan memuaskan. Unit rumah yang ditawarkan, pada umumnya sudah mendapatkan ruang yang lengkap termasuk dapur dan ruang lebih tambahan. Di samping itu, ruang yang tersedia pun jauh lebih luas dibandingkan bangunan rumah Subsidi.
4. Spesifikasi
Sesuai dengan harga yang ditawarkan oleh KPR Subsidi, rumah subsidi biasanya memang kecil. Meskipun demikian, rumah ini sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah dengan desain yang sudah layak huni.
Berbeda dengan rumah subsidi, rumah murah non subsidi ini memiliki spesifikasi yang jauh lebih bagus. Spesifikasi KPR keduanya memang berbeda jauh, hal itu disesuaikan dengan harga yang ditawarkan oleh pihak pengembang. Pada umumnya pengembangan tipe atau jenis rumah disesuaikan dengan harga yang ditawarkan.
5. Lokasi dan Kondisi Jalanan Rumah
Perbedaan yang sangat mencolok dari sebuah rumah KPR Subsidi dengan non Subsidi pun dapat dilihat dari letaknya. Biasanya, untuk sebuah KPR subsidi letaknya atau lokasinya jauh dari perkotaan dan jalanan perumahannya pun masih menggunakan tanah. Sedangkan untuk perumahan non Subsidi pada umumnya sudah terletak di daerah perkotaan dan sangat strategis. Di samping itu, jalanan perumahannya pun sudah menggunakan aspal, paving block atau cor.
6. Tipe Bangunan Perumahan
Perbedaan rumah KPR Subsidi dan Non Subsidi pun dapat terlihat jelas dari tipe bangunannya. Untuk penawaran rumah Subsidi, segi tipe bangunan yang disediakan memiliki tipe yang standar. Pada umumnya maksimal ialah tipe 36. Berbanding terbalik dengan tipe subsidi, rumah murah biasa atau KPR non Subsidi justru memiliki tipe dan ukuran yang jauh lebih memuaskan. Untuk standar bangunan non Subsidi standar minimalnya ialah tipe 36.
7. Renovasi
Selanjutnya, Anda pun bisa memperhatikan perbedaan antara kedua KPR tersebut dari segi renovasi bangunannya. Untuk tipe KPR subsidi, setiap pemilik tidak diberi kewenangan atau bahkan tidak diperbolehkan melakukan renovasi rumah selama 2 tahun pertama setelah melakukan KPR tersebut.
Namun perlu Anda tahu, berbeda dari KPR Subsidi, KPR non Subsidi justru jauh lebih fleksibel di mana setiap pemiliknya dapat melakukan renovasi sesuai keinginan. Setiap pemilik bebas dan diperbolehkan untuk merenovasi rumah yang sudah dibeli sesuka hati.
8. Harga Jual Kembali  
Tahukah Anda, jika suatu saat Anda ingin menjual rumah, ada perbedaan menjual rumah tipe Subsidi dan non subsidi. Untuk jenis KPR Subsidi, jika Anda ingin menjual rumah namun angsuran kredit belum lunas maka harga jual harus mengikuti harga rumah subsidi yang sedang berlaku saat itu.
Berbeda dengan tipe KPR Subsidi, KPR non subsidi ini jauh lebih menguntungkan. Hal itu karena harga jual rumah termurah non Subsidi jauh lebih cepat naik dibandingkan jenis Subsidi. Maka dapat dikatakan bahwa memiliki rumah jenis non Subsidi merupakan investasi jangka panjang yang bisa diandalkan.
Demikianlah 8 perbedaan antara rumah murah biasa (non subsidi) dan rumah subsidi. Setiap jenis rumah yang ditawarkan dalam sistem kredit memang memiliki plus dan minusnya. Semua itu tergantung dari tujuan dari calon pembeli untuk memiliki rumah tersebut.

Pengertian dan perbedaan rumah non subsidi dan subsidi di atas diharapkan dapat membantu Anda dalam memutuskan untuk memiliki sebuah hunian yang cocok untuk masa depan Anda dan keluarga. Agar tidak salah pilih maka sesuaikan dengan kebutuhan Anda ke depannya!

0 komentar:

Posting Komentar

 
;